Pandangan Islam Tentang Judi Keluaran HK dan Efek Buruknya

By admin No comments

Pandangan Islam Tentang Judi dan Efek buruknya- Judi dalam sejarahnya memiliki kisah yang panjang. setiap jaman selalu ada, selalu masuk ke dalam kehidupan bermasyarakat, dan sejak jaman yang paling tua, bahkan sampai sekarang.

Cara bermain judi pada tiap jaman berbeda-beda, tapi semuanya memiliki satu pola yang sama, Bertaruh. Misalnya, di masa jaman romawi kuno ada kebijakan dari Caesar untuk melakukan tanding di Coloseum. Di dalam pertandingan tersebut melibatkan uang yang sangat besar. Para bangsawan, sampai rakyat jelata mempertaruhkan sejumlah uang untuk petarung yang mereka favoritkan. Hasil akhirnya mereka akan mendapat hasil beberapa kali lipat. Namun, bila kalah, uang yang mereka pertaruhkan hilang.

Lalu, turunlah Islam yang di awalnya berhadapan dengan masyarakat yang gemar berjudi dan minum-minuman keras. Islam muncul dengan larangan yang tidak populer di masyakarat kala itu, maka itu agama Islam mendapat tentangan keras. Pandangan Islam tentang judi dianggap sebagai suatu perbuatan yang sia-sia.

Dalil Islam Tentang Haramnya Judi

Islam sangat keras terhadap beberapa aturan haram dan halal, termasuk pandangan Islam tentang judi ini. Dalam Islam tidak ada wilayah abu-abu, bila itu halal, maka tetap halal, dan bila itu haram tidak bisa berubah menjadi halal. Memang ada hukum syariat yang mengecualikan tentang hukum haram dan halal. Sesuatu yang haram bisa menjadi halal bila bertemu kondisi darurat.

Namun, haram yang berubah menjadi halal biasanya berhubungan dengan makanan. Misal, babi di awal dianggap haram, namun bila kondisi darurat, tidak ada lagi makanan yang bisa dimakan, maka babi menjadi halal. Itu tidak berlaku pada judi.

Tidak ada kondisi darurat yang kemudian menjadikan judi halal. Padangan Islam tentang judi sudah jelas termaktub dalam ayat Alquran. Salah satunya Quran Surat Al Maidah ayah 90 yang mengatakan bahwa minum khamar, judi, mengundi nasib termasuk perbuatan syaitan dan memerintahkan untuk menjauhinya agar beruntung.

Pada ayat yang lain, Quran surat Al Hajj ayat 30 menjelaskan bahwa judi termasuk najis, atau bisa juga diartikan dosa. Pandangan Islam tentang judi ternyata bukan hanya haram, namun juga sebagai perbuatan dosa dan prilaku setan. Artinya prilaku tersebut buruk dan jangan diikuti. Ada juga ayat Al quran yang lain tentang judi, yaitu surat  Al baqarah ayat 219 yang bercerita bahwa manfaat dari judi lebih kecil dari mudharatnya.

Kategori-Kategori yang Termasuk Dalam Judi

Judi memang banyak sekali jenisnya. Misalnya judi kartu, judi kocok dadu, bahkan mengundi nasib pun termasuk berjudi. Dalam beberapa keterangan hadist juga memaparkan beberapa hal tentang judi. Diantaranya, sesuatu yang dianggap judi, dalam bahasa Arabnya di sebut al maisir, adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan taruhan. Pandangan Islam tentang judi diatur sesuai dengan aturan Al quran dan Hadist

Ibnu Hajar Al Makki, seorang ulama besar mencoba mendefinisikan kata al maisir. Beliau menjelaskan bahwa al maisir adalah segala sesuatu yang mencakup taruhan. Ulama lain bernama Al Mahalli, memberi pandangan Islam tentang judi yang lebih luas. Beliau menafsirkan makna al maisir bahwa yang dianggap judi adalah segala sesuatu yang memberikan kemungkinan untung dan kerugian yang bersifat taruhan.

Bagi anda yang serius mencari keluaran hk  maka kami merekomendasikan website ini

Beberapa ulama lainnya sepakat bahwa al maisir itu mencakup segala jenis permainan, baik kartu maupun catur juga jual beli yang tidak ada wujudnya. Misalnya, seseorang yang menawarkan untuk membeli kerbau yang sudah hilang dengan harga murah, sedangkan kerbau itu tidak diketahui keberadaannya, ada unsur taruhan di dalamnya.

Untuk permainan, ada permainan kartu seperti remi, bola tangkas, poker yang di dalamnya seringkali disisipi dengan taruhan menang dan kalah. Pandangan Islam tentang judi sangat luas, itu untuk menghilangkan unsur yang merugikan orang lain.

Rasulullah melarang segala sesuatu yang berhubungan dengan judi, taruhan dan segala sesuatu yang dapat merugikan dan bersifat mengambil harta orang lain secara zhalim. Perbuatan mengambil harta orang lain dengan menggunakan taruhan akan menghilangkan hak orang lain dengan cara yang buruk. Pada dasarnya judi memang bisa membuat orang lain miskin dalam sekejab seperti itu pandangan Islam tentang judi.

Bentuk -Bentuk Perjudian yang Ada di Masyarakat

Judi memang sudah menjadi penyakit masyarakat. Hal itu timbul dari sikap ingin cepat mendapat keuntungan, sifat serakah dan juga sifat malas. Beberapa bentuk perjudian yang beredar di masyarakat diantaranya adalah taruhan tebak angka bola. Biasanya taruhan ini ramai ketika terjadi pertandingan sepak bola tingkat Daerah, Nasional, bahkan Internasional. Bahkan ada mafia yang sengaja mengatur jalannya pertandingan agar bisa memenangkan taruhan besar.

Judi kartu. Sejak jaman dulu permainan kartu seringkali diidentikan dalam pertaruhan. Permainan yang paling sering dilakukan di kasino-kasino adalah permainan kartu, begitupun perjudian yang dilakukan secara tertutup lebih banyak menggunakan kartu sebagai bahan. Ada sejumlah uang yang dipertaruhkan, dan pasti ada yang akan dirugikan bila pemain mengalami kekalahan.

Mengundi nasib, baik di dalamnya melempar panah untuk menentukan kemenangan, maupun kocok dadu, hal ini juga termasuk di dalam judi. Bahkan termasuk ketika seseorang mencoba menyerahkan nasibnya pada cuaca, pada hitungan kancing atau pada suara tokek, masuknya  tetap perjudian.

Efek Buruk Judi dan Larangan Islam Tentang Judi

Pandangan Islam tentang judi sudah sangat jelas, melarang, bahkan memberikan label haram. Judi lebih banyak memberikan efek merugikan, baik dalam hal kehidupan maupun keberkahan. Uang yang di dapat dari judi tidak berkah, karena ada hak orang lain yang di zhalimi dari uang judi.

Melihat dari begitu banyaknya kerugian yang disebabkan judi. Kemiskinan, kemaksiatan, bahkan bisa merembet pada zina dan khamar, alhasil Islam melarangnya. Berarti sejak abad ke 6, pandangan Islam tentang judi adalah pelarangan mutlak. Judi haram, dan tidak ada manfaat di dalamnya.