idn poker online

Hukum Judi Poker Menurut Islam

idn poker online

 

 

 

Hukum Judi Poker Menurut Islam – Bermain poker di Indonesia bukan lah salah satu permainan kartu yang asing lagi. Banyak orang yang sering bermain poker entah itu hanya untuk sekedar mengisi waktu luang atau bermain poker sebagai ladang mencari uang karena mereka menggunakan sistem taruhan dan yang menang akan mendapatkan uang. Namun, sebenarnya bagaimanakah hukum judi poker online menurut islam baik itu yang menggunakan taruhan dan tanpa taruhan. Untuk memastikannya lebih jauh, semuanya akan di bahas di bawah ini. 

 

Apa sih sebenarnya judi poker itu? Judi poker atau remi adalah sebuah permainan kartu yang terdiri dari 54 buah kartu. Dari semua kartu tersebut ada dua empat jenis. Dua diantaranya memiliki warna merah, dan sisanya memiliki warna hitam. Tiap jenisnya terdiri dari nomor satu hingga nomor sepuluh. Selain itu kartu ini memiliki gambar yaitu kartu dengan gambar pangeran, ratu, dan raja yang sudah tua. Cara bermainnya adalah kartu-kartu poker tersebut dikocok kemudian dibagikan secara acak pada para pemain. Setelah itu para pemain akan mengurutkan kartu dari yang angkanya paling kecil ke yang paling besar. Agar bisa menang, keahlian untuk mengatur kartu sangat dibutuhkan disini. Nah sekarang bagaimanakah islam memandang hal ini? 

 

Dalam ayatnya Allah pernah pernah berfirman mengenai keburukan judi. Di dalam ayam tersebut Allah menjelaskan ada 7 jenis celaan Allah terhadap judi dan juga khamr. Dalam firmannya tersebut Allah menyebutkan bahwa judi dan khamr merupakan perbuatan rijis atau najis. Dia juga menyampaikan bahwa perjudian adalah salah satu bentuk dari perbuatan setan. Dia juga memerintahkan para umatnya untuk menjauhi perbuatan judi. Dia menambahkan bahwa jika umat nya meninggalkan segala perkara tentang perjudian maka sungguh dia adalah umat yang beruntung. Selain itu, judi adalah salah satu alat yang digunakan oleh setan untuk menebarkan kebencian dan permusuhan. Lebih parahnya lagi, judi adalah salah satu alat yang digunakan untuk menjauhkan umatnya dari mengingat Allah dan juga dari kewajiban menunaikan shalat. Kemudian yang paling terakhir adalah Allah terus bertanya kepada umatnya mengapa mereka tidak berhenti padahal Dia telah mengingatkan mereka untuk menjauhi perbuatan judi tersebut. 

 

Selain firman Allah yang menerangkan larangan tentang judi poker diatas, ada juga beberapa fatwa yang mendukung larangan terhadap judi poker. 

 

Yang pertama fatwa dari Imam Ibnu Baz 

Ketika beliau ditanya tentang hukum main kartu dan juga main catur, beliau menjawab: Beliau dengan tegas menjawab bahwa kita tidak boleh melakukan keduanya atau permainan yang sejenis dengan keduanya. Kedua jenis permainan ini dilarang karena keduanya merupakan permainan yang melalaikan manusia untuk beribadah kepada Allah misalnya berzikir, berdoa, dan juga shalat. Selain itu, kedua jenis permainan ini termasuk permainan yang hanya buang-buah waktu saja tanpa adanya faedah yang bisa didapat. Selain itu, judi juga dapat memicu terjadinya api kebencian dan juga permusuhan. Terlebih lagi jika perrmainan ini dilakukan dengan taruhan maka hukum haram nya juga semakin berat. 

 

Fatwa yang kedua datang dari Imam Ibnu Utsaimin

Menurut beliau permainan kartu atau judi poker hukumnya adalah haram. Pernyataan beliau ini juga didukung oleh beberapa ulama yaitu di antaranya Syaikh Abdurrahman As-Sa’di rahimahullah. Alasan mengapa permainan ini haram adalah karena permainan poker ini sangat melalaikan. Selain itu telah diterbitkan juga sebuah fatwa dari Lajnah Daimah yang menyatakan bahwa permainan judi poker adalah haram hukumnya. 

 

Fatwa yang ketiga datang dari Dr. Sholeh Al-Fauzan

Beliau mengatakan bahwa bermain judi poker merupakan perbuatan yang sia-sia. Dan harusnya para manusia menyibukkan dirinya untuk hal yang bermanfaat dan juga menjaga waktunya dari hal-hal yang tidak bermanfaat. Nah, untuk hukum bermain kartu dengan taruhan maka jelas hukumnya haram karena Allah sendiri telah menyandingkan judi dengan khamr yang mana hukumnya adalah haram. Namun apabila judi poker dilakukan tanpa taruhan tetap saja hukumnya haram karena permainan ini sangat melalaikan dan juga menyia-nyiakan waktu yang dimiliki oleh manusia. Selain itu, beliau menambahkan bahwa permainan ini dapat membuat manusia lupa akan tanggung jawabnya untuk beribadah kepada Allah. Dengan demikian, beliau juga berpesan bahwa manusia harus menjauhi segala jenis permainan seperti ini karena hanya menghabiskan banyak waktu dan membuang waktu yang berharga tersebut secara sia-sia. 

 

Dari firman Allah diatas dan beberapa fatwa diatas dapat disimpulkan bahwa hukum judi poker menurut islam adalah haram hukumnya, baik itu yang menggunakan taruhan maupun yang tidak sama sekali.