7 Alasan Larangan Bermain Togel

7 Alasan Larangan Bermain Togel, mungkin anda akan mejawab agama. Tetapi tahukah anda permainnan ini memiliki bayaha yang sangat besar, untuk kehidupan seseorang. Bukan hanya dirinya tetapi juga orang-orang disekelilingnya.

Togel atau yang disebu juga toto gelap, sebuah tehnik perjudian yang sudah lama dan berkembang di Indonesai. Hampir semua lapisan masyarakat mengenal perjudian ini. Tidak hanya masyarakat kota tetapi juga sudah merambah ke pedesaan.

Lotre toto sebutan judi togel, yang ada sejak zaman Belanda. Pemerintah Kolonial sengaja membuka tempat Lotre toto ini di derah-derah ramai. Bukan hanya pendatang, tetapi juga penduduk lokal banyak yang terlibat dalam perjudian ini.

Permaian lotre toto ini digemari oleh banyak kalangan. Setelah Proklamasi kemerdekaan tempat-tempat lotre toto ini ditutup oleh President Soekarno. Larangan bermain agen togel  online muncul, karena dianggap meresahkan dan tidak sejalan dengan ideologi negara.

Melihat kenyataan judi tidak bisa dihilangkan begitu saja. Maka pada tahun 1968 pemrintah Surabaya  melegalkan perjudian ini dengan menerbitkan Lotre Totalisator. Pada tahun 1969 pemerintah pusat menerbitkan KSOB (Kupon Sumbangan Olah raga Berhadiah).

Lalu dilanjutkan dengan Sumbangan Dana Sosial Berhadiah. Tujuannya adalah mengumpulkan dana untuk pengembangan olah raga nasional. Sayang peroyek yang meniru dari Inggris dan Singapura itu gagal. Dana yang terkumpul tidak dipakai untuk pembangunan olahraga, tetapi dikorupsi oleh oknum.

Saat ini  sudah resmi Larangan Bermain Togel di Indonesia, hal ini karena dampak yang ditimbulkannya sangat berbahaya. Seperti :

  • Jatuh Miskin

Permainan judi togel yang memeberikan rasa nikmat sesaat, membuat pemainnya ingin mengulangi lagi momen-momen kemenangan yang jarang terjadi. Untuk itu tentu saja diperlukan sejumlah dana.

Semua harta benda rela dijual demi memenuhi nafsu bermain togel. Tentu lama kelamaan semua akan habis dan tidak tersisa. Saat semua sudah hilang barulah akan terasa dampak buruk permaian  togel.

  • Dililit Hutang

Seseoarang bermain judi Togel, cenderung akan memimiliki banyak hutang. Hal itu karena permain akan lebih sering mengalami kekalahan dari pada kemenangan. Di saat menang uang yang diterima akan digunakan bermain kembali.

Saat kalah dan tidak memiliki uang, berhutang menjadi jalan pintas untuk mendapatkan dana dengan cepat. Kebutuhan sehari-hari yang tidak bisa terpunuhi karena biaya rumah tangga digunakan bermain togel, akan membuat orang tadi kembali berhutang.

  • Malas Bekerja

Pemain judi togel adalah seorang pemimpi. Ia terus berangan-angan mendapatkan hasil yang banyak melalui nomor undian yang dibelinya. Dalam kenyataannya kemenangan hanya beberapa kali didapatkan dan sisanya hanyalah kekalahan. Hal ini lah yang menyebabkan Larangan Bermain Togel.

Keinginan mendapatakan hasil dengan cara mudah dan cepat, membuat seseorang tadi malas bekerja. Ia berprinsip bisa mendapatkan uang dengan cara mudah, untuk apa bekerja keras. Hal ini sangat merugikan bagi seluruh anggota keluarga.

  • Rumah Tangga Berantakkan

Kebiasaan bermimpi dan malas bekerja  akan membuat ekonomi keluarga makin terpuruk. Saat seseorang kalah dalam taruhan, emosi yang memuncak bisa dilapiaskan pada keluarga, sehingga keharmonisan akan hilang.

Kekurangan ekonomi yang parah,  ditambah hutang yang banyak dimana-mana, akan menimbulkan pertengkaran di dalam keluarga. Akhirnya semua akan berujung pada perceraian. Tentu saja akan menyakitkan untuk seluruh anggota keluarga.

  • Rasa tidak Pernah Cukup/ Ketagihan

Saat kalah dalam taruhan, pemain judi togel akan penasaran dan ingin mencoba lagi. Hal ini berlangsung terus menerus. Karena dalam setiap judi memang menimbulkan rasa penasaran dan tidak pernah cukup.

Larangan Bermain Togel, ternyata tidak mampu membuat seseorang berhenti bermain. Para pemain ini akan terus mencari cara dan alasan agar dapat bermain. Para pecandu judi togel sukar untuk melapaskan diri dari rasa ketagihan ini.

  • Sumber Kejahatan

Keinginan mendapatkan dana dengan mudah dan cepat membuat para pemain gelap mata, menghalalkan segala cara asalkan dapat memenuhi keinginan bermain judi togel. Sehingga yang terpikirkan berbuat kejahatan.

Mengambil sesuatu yang bukan miliknya dengan cara memaksa maupun mencelakai. Jika ia memiliki jabatan akan menggunakan jabatannya untuk mendapatkan dana bermain judi togel. Suatu hal yang menakutkan. Satu kejahatan membuka pintu kejahatan lainnya.

  • Kerusakkan moral

Kebiasaan bermimpi, malas bekerja dan menghalalkan segala cara untuk mendapatkan sesuatu, menjadi contoh buruk yang akan dilihat dan ditiru oleh generasai-genarasi berikutnya. Jika tidak segera dicegah akan menjadi suatu cara berpikir yang salah.

Hal ini bisa menjadi penyebab kerusakkan moral pada generasi berikutnya. Generasi penerus bangsa. Apa jadinya negara kita jika memiliki pemimpin seperti ini. Tentu saja kehancuran di segala bidang.

Melihat fakta-fakta diatas maka sudah  wajar bila Larangan Bermain Togel dikeluarkan. Hal ini tentu saja untuk mencegah dampak buruk yang bisa terjadi. Pemerintah selaku pemegang kekuasaan memahami hal ini.

Sayangnya setelah secara terang-terangan togel dilarang, kini banyak bermunculan bandar togel ilegal. Mereka beroprasi secara diam-diam, dalam satu komunitas tertentu yang tidak bisa dimasuki sembarang orang.

Dari sisi agama sudah pasti melarang permain ini. Agama manapun tidak ada yang menyetujui permainan togel. Para pelakunya dianggap sudah melakukan sebuag “dosa”. sayangnya tidak semua takut akan balasan dosa.

Jika tujuan bermain togel untuk mendapatkan hasil yang besar atau sebagai sebuah jalan berinvestasi. Jelas ini sebuah investasi yang salah. Karena secara perhitungan matematika pun. Bisa diterangkan kemungkinan menang lebih sedikit dibandingkan kalah.

Jelaslah Larangan Bermain Togel ada bukan semata-mata karena agama. karena tidak ada kebaikkan yang bisa didapatkan dari permainnan ini. Jika dilihat dari sisi manapun yang ada hanyalah kesia-siaan.